Tahun Baru, Tugas Baru

Pukul 10.00 WIB tadi pagi, Jumat (28/12), saya dan seluruh pimpinan media di Grup Batam Pos atawa Grup Riau Pos Divre Batam, mengkuti rapat yang dipimpin CEO Riau Pos Group Pak Rida K Liamsi. Pemberitahuan yang agak mendadak membuat saya terburu-buru datang ke kantor. Meskipun isyu akan ada rapat dengan Pak Rida sudah saya dengar sejak kemarin. Namun, pemberitahuan resminya barulah tadi pagi saya terima dari staf PO Divre Batam bernama Siska.
Isinya rapat yang dipimpin Pak Rida didampingi PO Divre Batam Pak Marganas Nainggolan itu, banyak kejutan. Intinya, big boss kami di Jawa Pos, Pak Dahlan Iskan, meminta Pak Rida menjalankan berbagai kebijakan grup untuk tahun 2008 mendatang. Salah satunya, grup-grup media yang tersebar di berbagai daerah diminta untuk terus mengembangkan bisnis mereka, termasuk di antaranya memberikan perhatian lebih terhadap media online. Sebab, ke depan, siapa yang bisa mengira bahwa orang masih mau bersusah-susah membaca koran, kalau di media internet sudah tersedia informasi yang sangat beragam dan lengkap.

Nah, sebagai salah satu penjabarannya, menurut Pak Rida, perlu dilakukan berbagai perubahan organisasi dan pengurus di berbagai media di Grup Riau Pos, termasuk di Divre Batam. Nah, saya yang sejak Januari 2006 menjadi pemimpin redaksi di Batam Pos lalu sejak awal 2007 merangkap Wakil Pimpinan Umum Bidang Redaksi dan IT, mulai 2008 ini tidak lagi menjadi pemimpin redaksi. Posisi saya digantikan Hasan Aspahani yang sebelumnya pemimpin redaksi di Posmetro Batam, koran kriminal. Walaupun sebelumnya Hasan pernah menjadi wakil pemimpin redaksi di Batam Pos sekitar 2006.

Tugas saya menjadi amat berat di tahun 2008 ini. Sebab, meskipun tidak lagi menjabat pemimpin redaksi di Batam Pos, namun posisi Wakil Pimpinan Umum Bidang Redaksi dan IT Batam Pos tetap berada di pundak saya. Nah, yang membuat tanggung jawab itu semakin terasa berat adalah tugas baru saya kelak, per Januari 2008 merangkap sebagai Pimpinan Umum Batam News pula. Hmm…Wakil PU di Batam Pos sekaligus PU di Batam News. Tentu sebuah kerja berat sekaligus menantang.

Tapi, itulah tugas dan kepercayaan yang diberikan Pak Rida. Seberat apapun, harus saya jalani. Cuma, yang membuat saya agak tersenyum, itu tandanya saya tidak perlu lagi begadang setiap malam yang sudah saya lakoni sejak pertengahan tahun 1990-an lalu, ketika mulai bergabung dengan Riau Pos di Pekanbaru. Sebab, nanti saya ‘kan tidak lagi ngurusi redaksi yang memang dead line pekerjaannya saban malam hingga dinihari. Namun, saya harus banyak belajar. Belajar kepada mereka yang lebih senior di bidang ini, yakni kepada Pak Rida, Pak Marganas, Ade Adran Syahlan (PU Posmetro Batam), dan tentu saja Pak Socrates, PU Batam Pos. Mudah-mudahan saya tidak mengecewakan mereka semua. Amin.

Catatan: Nampaknya, Ahad nanti (30/12), adalah edisi terakhir saya membuat Catatan Lepas di Batam Pos setiap edisi Ahad. Ini sudah saya sebut beberapa kali kepada Rizal dan Ramon, dua sahabat saya yang bertanggung jawab atas usaha menerbitkan buku kumpulan Catatan Lepas saya “Membranding Batam, Menjual Kepri”. Selanjutnya, saya hanya akan lebih banyak menulis di blog ini. Saya sudah cek ke Jakarta, katanya sudah selesai dicetak. Mudah-mudahan beberapa hari ini sudah sampai di Batam.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>