Semakin Suka Kerispatih
29 Dec 2007 Catatan Biasa
Entah mengapa, belakangan ini saya semakin menyukai lagu Kerispatih yang berjudul “Tapi Bukan Aku”. Iramanya, liriknya, mungkin juga pesannya gampang dicerna, terutama pada bagian refrainnya:
(Berakhirlah sudah semua kisah ini dan jangan kau tangisi lagi
Sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu
Sejuta kata maaf terasa kan percuma… aaa…
Serasa ku t’lah mati untuk menyadarinya…)
Terasa begitu mendayu-dayu. Mungkin juga karena saya harus “pergi” meninggalkan redaksi Batam Pos yang sudah saya pimpin sejak Januari 2006 yang lalu. Meskipun secara struktural saya masih membawahi redaksi, namun sebagai Wakil Pimpinan Umum Bidang Redaksi dan IT di Batam Pos, tentulah saya tidak akan intensif lagi mewarnai redaksi seperti dulu ketika merangkap sebagai pemimpin redaksi. Tentulah itu tugas yang harus dilaksanakan pengganti saya, sahabat saya, Hasan Aspahani. Saya tidak ragu dengan kemampuannya, sedikitpun tidak. Hanya saja, ada yang harus hilang dari kebiasaan saya, yakni begadang hingga dinihari setiap hari, haha….
Btw, ini lirik lagu Tapi Bukan Aku by Kerispatih:
Jangan lagi kau sesali keputusanku
Ku tak ingin kau semakin kan terluka
Tak inginku paksakan cinta ini… ii…
Meski tiada sanggup untuk kau terima
Aku memang manusia paling berdosa
Khianati rasa demi keinginan semu
Lebih baik jangan mencintai aku dan semua hatiku
Karena takkan pernah kan kau temui cinta sejati…
Berakhirlah sudah semua kisah ini dan jangan kau tangisi lagi
Sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu
Sejuta kata maaf terasa kan percuma… aaa…
Serasa ku t’lah mati untuk menyadarinya…
Tapi bukan aku… uo..u…
Semoga saja kan kau dapati hati yang tulus mencintaimu
Tapi bukan aaaakuuuu…
Berakhirlah sudah semua kisah ini dan jangan kau tangisi lagi
Sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu
Sejuta kata maaf terasa kan percuma…
Serasa ku t’lah mati untuk menyadarinya…
Berakhirlah sudah semua kisah ini dan jangan kau tangisi lagi
Sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu
Sejuta kata maaf terasa kan percuma
Serasa ku t’lah mati untuk menyadarinya…



Leave a Reply