Lukman Edy Menggoyang Gus Dur?

Jika Anda jeli melihat dua deretan foto di halaman depan blog ini, Anda benar. Itu adalah dua ekspresi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal HM Lukman Edy, ketika kami ajak untuk berfoto bersama, ketika dia hadir ke Batam, berkaitan persiapan acara Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Batam, beberapa hari berikutnya.

Dari dua foto yang saya tampilkan di sini, terlihat dia begitu santai malam itu. Bahkan, lima lagu Letto dibawakannya bersama iringan Papang, pemusik yang cukup tersohor di Batam. Itu dilakukan Lukman Edy sebagai persiapan untuk tampil bersama Letto, kelak pada malam acara PMII di Dataran Engku Puteri, Batam Center. Namun belakangan, Letto tampil tanpa Lukman Edy, karena pada saat yang sama sang menteri masih berada di Semarang untuk sebuah acara. Padahal rencananya, Lukman Edy akan feat dengan Letto menyanyikan Ruang Rindu.

Namun, bukan itu yang membuat saya tersentak. Tapi, berita pemecatan Muhaimin Iskandar dari Ketua DPP PKB oleh “tangan” Gus Dur itu, membuat saya sedikit bergidik. Sebab, tersiar kabar, alasan pemecatan itu ada kaitannya dengan kehadiran Lukman Edy saat sebelum digelarnya gawe PMII di Batam itu.

Nah, memang, Sabtu malam itu, saya diundang ke Novotel bersama dua teman lain, Ramon Damora dan Rizal Saputra, menjumpai Lukman Edy. Agenda kami hanya menyerahkan buku saya “Membranding Batam Menjual Kepri” kepada si pembuat kata pengantarnya. Ya, di buku saya itu, kata pengantarnya memang dibuat oleh Lukman Edy. Pertemanan sejak lama dengan mantan anggota DPRD Riau termuda itu, membuat saya sedikit punya akses ke pria kelahiran Indragiri Hilir itu.

Lantas, kalau kemudian cawe-cawe Lukman Edy menjelang acara PMII di Batam itu dianggap bagian dari skenario Muhaimin dan dirinya untuk menggoyang Gus Dur, sungguh, saya sama sekali tidak menyadarinya. Bahkan, untuk percaya pun rasanya sangat sulit. Sebab, ketika Gus Dur masih berpolemik dengan Alwi Shihab dulu, jauh sebelum Yeni Wahid jadi Sekjen DPP PKB, Lukman Edy-lah yang menjadi Ketua Kaukus yang membela Gus Dur. Di kaukus itu, peran Muhaimin pun amat sentral.

Nah, ketika kini ribut-ribut melanda PKB, mungkin ada benarnya seperti yang ditulis di koran-koran dan diberitakan media massa elektronik akhir-akhir ini. Bahwa ada tangan-tangan lain yang menyusup dan sedang menggoyang PKB. Kalau itu benar, celaka kalau elit PKB tidak segera menyadarinya, apalagi Pemilu 2009 sudah di ambang pintu.***

2 Responses to “Lukman Edy Menggoyang Gus Dur?”

  1. Deni Manusia Ikan Says:

    Sependapat. PKB mesti berbenah diri, sekaligus memperbaiki aturan main. Kalau terus2an inskonstitusional seperti ini, bisa2 PKB bakal terpuruk karena kehilangan simpati.


  2. Candra Ibrahim. Says:

    trims ya mas deni… emang kayaknya makin banyak partai sepertinya jadi milik keluarga, hahaha..


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>