Linus Air Mulai Terbang ke Natuna

Untuk pertama kalinya, Linus Airways memulai rute penerbangannya ke Ranai, Natuna, Selasa (26/8). Penerbangan perdana kemarin dari Bandara Hang Nadim Batam, membawa rombongan petinggi Linus Airways, Pemkab, beberapa tokoh masyarakat Kepri, pengusaha, dan insan pers. Rombongan pengusaha dipimpin Erik, pemilik Linus, sedangkan Pemkab Natuna dipimpin Bupati Daeng Rusnadi, Sekdakab Ilyas Sabli, serta beberapa pejabat setempat. Nampak juga mantan Wako Batam Nyat Kadir dalam rombongan.

Tepat pukul 11.40 WIB, Linus Air bermesin jet seri 200 yang diperkuat empat mesin pacu itu, mendarat mulus di Bandara Ranai, Natuna. Perjalanan Batam-Ranai memakan waktu 120 menit. Kondisi sekitar Ranai yang sedikit berawan dan hujan, awalnya membuat penumpang sedikit khawatir. Namun, landasan pacu (runway) Bandara Ranai yang cukup panjang dan kecakapan pilot, membuat pesawat mendarat dengan sempurna.

Sampai di Bandara di Ranai milik TNI AU itu, setelah turun dari pesawat, rombongan Linus dan Pemkab Natuna ditepung-tawari, sebagai tanda doa selamat dari orang-orang tua setempat. Acara dilanjutkan dengan seremonial di pelataran gedung induk bandara.

Bupati Natuna Daeng Rusnadi menyebutkan, dengan beroperasinya Linus Airways dengan rute Batam-Ranai, memberikan alternatif lain bagi masyarakat Natuna untuk bepergian ke luar daerah. Bahkan, dengan rute tiga kali sepekan (Selasa, Kamis, Sabtu), secara bergurau, Bupati mempersilakan para PNS di Natuna yang ingin mengambil kuliah S2, sudah bisa menyesuaikan jadwal kuliah dengan jadwal pesawat.

M Zainudin Lubis dari Samudra Leisure, pihak yang membuka rute Linus Batam-Natuna, mengatakan, dengan perkembangan Natuna, dia yakin rute ini akan menjadi salah satu rute yang bisa diandalkan di masa depan. Meskipun diakui selama ini sudah ada pesawat jenis lain, namun diyakini, dengan armada yang dimiliki Linus, masyarakat bisa merasakan perbedaan pelayanan yang mereka berikan dibanding jenis armada lain. “Reservasi bisa dilakukan di Gedung Graha Sulaiman, Blok A Nomor 12, Nagoya, telepon 0778432200,” katanya berbau promosi.

Sebagai catatan, sejak 20 Agustus 2008 yang lalu, maskapai Riau Airlines (RAL) sudah rutin terbang setiap hari ke negeri berjuluk Gerbang Utaraku itu dari Batam. Akan tetapi, ini juga tergantung dari jumlah penumpang yang melakukan reservasi. Artinya, jadwal setiap hari pesawat jenis propeler (baling-baling) itu bisa saja berubah ketika sepi penumpang.

Untuk diketahui pula, saham mayoritas RAL dimiliki oleh Pemprov Riau. Sedangkan Pemkab Natuna nomor dua terbesar dengan 16,5 persen saham, diikuti beberapa kabupaten dan kota di Riau dan Kepri. “Namun, dengan adanya Linus, silakan masyarakat memilih mana yang lebih mereka minati. Kan masyarakat juga yang merasakan kenyamanannya,” alasan Daeng, ketika ditanyakan apakah Linus tidak akan merugikan Natuna sebagai pemegang saham nomor dua terbesar di RAL itu.***

Teks: Bupati Natuna Daeng Rusnadi (kanan, kopiah hitam), rombongan Linus Airways, dan Muspida, ditepungtawari setibanya di Bandara Ranai, Selasa (26/8).

One Response to “Linus Air Mulai Terbang ke Natuna”

  1. Silo Says:

    Ni pesawat baru atau seken?
    Moga aman-aman saja dan bisa jadi untung ke masyarakat karena da persaingan tarif..


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>