<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Insya Allah, Jadi ke Amerika</title>
	<atom:link href="http://candraibrahim.com/insya-allah-jadi-ke-amerika/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://candraibrahim.com/insya-allah-jadi-ke-amerika</link>
	<description>Mendengar, Melihat, Mencatat...</description>
	<pubDate>Sat, 19 May 2012 03:39:28 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
		<item>
		<title>By: ramon</title>
		<link>http://candraibrahim.com/insya-allah-jadi-ke-amerika#comment-95</link>
		<dc:creator>ramon</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 14:59:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://candraibrahim.com/?p=352#comment-95</guid>
		<description>(baca komentar yang ini aja ya. komentar postingan yang pertama agak rancu hehe)

pergi ajalah bc. paling aku juga nanti yg repot carikan dolar tu hahaha.

amerika-eropa itu unik. kalau dari changi, mesti perjalanannya rata-rata 14 jam. aku dulu dari changi-amsterdam juga 14 jam. nah, yg pertama harus dilakukan di atas pesawat adalah berkenalan secara intens dengan pramugari.

aku lakukan itu. pada jam2 tertentu kami menggunakan bahasa isyarat. misalnya dia dia tautkan jari jempol dan jari telunjuk tangan kirinya membentuk lingkaran, lalu jari telunjuk tangan kanannya diluruskan dan dimasuk2kan ke kedua jari tangan kiri yang sudah membentuk lubang tadi.

aku tangkap bahasa isyaratnya dan bilang, “dimana? kan ramai orang? apa kita ke toilet aja?”

“oh bukan, bukan itu maksud saya, tuan, saya sudah punya tunangan.”

“lalu apa?”

“itu, tuan, maaf, safety belt-nya tolong dipasang….”</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>(baca komentar yang ini aja ya. komentar postingan yang pertama agak rancu hehe)</p>
<p>pergi ajalah bc. paling aku juga nanti yg repot carikan dolar tu hahaha.</p>
<p>amerika-eropa itu unik. kalau dari changi, mesti perjalanannya rata-rata 14 jam. aku dulu dari changi-amsterdam juga 14 jam. nah, yg pertama harus dilakukan di atas pesawat adalah berkenalan secara intens dengan pramugari.</p>
<p>aku lakukan itu. pada jam2 tertentu kami menggunakan bahasa isyarat. misalnya dia dia tautkan jari jempol dan jari telunjuk tangan kirinya membentuk lingkaran, lalu jari telunjuk tangan kanannya diluruskan dan dimasuk2kan ke kedua jari tangan kiri yang sudah membentuk lubang tadi.</p>
<p>aku tangkap bahasa isyaratnya dan bilang, “dimana? kan ramai orang? apa kita ke toilet aja?”</p>
<p>“oh bukan, bukan itu maksud saya, tuan, saya sudah punya tunangan.”</p>
<p>“lalu apa?”</p>
<p>“itu, tuan, maaf, safety belt-nya tolong dipasang….”</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ramon</title>
		<link>http://candraibrahim.com/insya-allah-jadi-ke-amerika#comment-94</link>
		<dc:creator>ramon</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 14:54:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://candraibrahim.com/?p=352#comment-94</guid>
		<description>pergi ajalah bc. paling aku juga nanti yg repot carikan dolar tu hahaha.

amerika-eropa itu unik. kalau dari changi, mesti perjalanannya rata-rata 14 jam. 
aku dulu dari changi-amsterdam juga 14 jam. nah, yg pertama harus dilakukan 
di atas pesawat adalah berkenalan secara intens dengan pramugari. 

aku lakukan itu. pada jam2 tertentu kami menggunakan bahasa isyarat. misalnya 
dia dia tautkan jari jempol dan jari telunjuk tangan kirinya membentuk lingkaran, lalu jari
telunjuk tangannya diluruskan dan dimasuk2kan ke kedua jari tangan kiri yang sudah 
membentuk lubang tadi. 

aku tangkap bahasa isyaratnya dan bilang, "dimana? kan ramai orang? apa kita ke toilet aja?"

"oh bukan, bukan itu maksud saya, tuan, saya sudah punya tunangan."

"lalu apa?"

"itu, tuan, maaf, safety belt-nya tolong dipasang...."</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pergi ajalah bc. paling aku juga nanti yg repot carikan dolar tu hahaha.</p>
<p>amerika-eropa itu unik. kalau dari changi, mesti perjalanannya rata-rata 14 jam.<br />
aku dulu dari changi-amsterdam juga 14 jam. nah, yg pertama harus dilakukan<br />
di atas pesawat adalah berkenalan secara intens dengan pramugari. </p>
<p>aku lakukan itu. pada jam2 tertentu kami menggunakan bahasa isyarat. misalnya<br />
dia dia tautkan jari jempol dan jari telunjuk tangan kirinya membentuk lingkaran, lalu jari<br />
telunjuk tangannya diluruskan dan dimasuk2kan ke kedua jari tangan kiri yang sudah<br />
membentuk lubang tadi. </p>
<p>aku tangkap bahasa isyaratnya dan bilang, &#8220;dimana? kan ramai orang? apa kita ke toilet aja?&#8221;</p>
<p>&#8220;oh bukan, bukan itu maksud saya, tuan, saya sudah punya tunangan.&#8221;</p>
<p>&#8220;lalu apa?&#8221;</p>
<p>&#8220;itu, tuan, maaf, safety belt-nya tolong dipasang&#8230;.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

