HUT RI di Sekolah Anak

Tahun ini, anak sulung saya, Abin, disibukkan kegiatan baru; memperingati HUT ke-63 RI. Meskipun tahun lalu dia juga ikut merayakannya di sekolah TK, namun tahun ini adalah kali pertama dilaluinya sebagai murid SD.

Sehari sebelum adanya perayaan di Sekolah Harapan Utama Batam, dia tenang-tenang saja. Tidak ada informasi bahwa di sekolahnya bakal ada perayaan keesokan harinya. Hanya saja, teman saya Hendri Anak Rahman yang ketua KPUD Batam itu, waktu kami ngopi di kantin Graha Pena, sempat ditelpon istrinya. Saya bisa mengira-ngira bahwa pembicaraan mereka mengenai rencana perayaan HUT RI di sekolah anak mereka. Kebetulan, sekolahnya sama dengan anak saya. Satu kelas, lagi.

Tapi, waktu itu saya tidak ngeh dengan apa yang mereka bicarakan. Sambil lalu saja, istilahnya. Namun sampai di rumah, malam harinya, baru istri saya bercerita bahwa Abin dan teman-temannya diminta mengenakan pakaian bernuansa merah-putih besok di sekolah.

“Lho, kok baru ngomong sekarang”? tanya saya ke istri.

“Ya, Bunda juga baru tahu, baru aja baca communication book-nya Abin,” jawabnya.

“Kok baru baca?”

“Tadi adiknya rewel di jalan. Jadi, Bunda lupa membacanya,”

“Ya sudah, sini, mana communication book-nya?” tanya saya.

Setelah buku bersampul merah muda itu sampai ke tangan saya, di lembaran terbaru terdapat beberapa kalimat yang intinya meminta orang tua murid menyediakan pakaian dengan nuansa merah-putih itu. Bergegaslah kami ke Mega Mall, mencari pakaian dimaksud. Sebab, walaupun Abin sebenarnya punya beberapa baju merah, namun celana putih gak ada. Maklum, celana putih biasanya suka dihindari pada anak-anak, karena cepat kotor.

Jumat itu, Abin ke sekolah agak nyantai, karena tidak ada class pada hari itu. Biasanya, malah saya yang stress, karena pelajaran di HU cukup sulit. Belajar Bahasa Inggris saja, tidak lagi menghafal huruf, tapi sudah spelling, reading, dan writing. Kadang, saya dan istri jadi pusing, ha..ha… Bahasa Arab gitu juga, sudah merangkai kalimat, tidak lagi sekadar mengenal huruf satu-persatu. Hm…untunglah Abin termasuk anak yang cepat menyerap pelajaran.

Eh, di sekolah rupanya dia ikut berbagai perlombaan. Mulai menggambar sampai fashion show. Sayang hari itu saya harus memimpin rapat head departement di Harian Pagi Batam News. Kalau enggak, tentu saya akan menemani istri melihat Abin berlomba. Ya udah deh, yang penting anak bisa ikut merayakan HUT ke-63 RI. Mudah-mudahan semangat kejuangan bisa dia serap, meskipun dalam skala amat kecil. Dirgahayu RI. Merdeka!!!

Teks: Abin (nomor 04) berbaris bersama kawan-kawannya sambil menunggu aba-aba dan instruksi dari guru.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>