Ganti Tahun, Biasa Saja
31 Dec 2008 Feature
TAK ada yang istimewa menjelang pergantian tahun kali ini. Dua hari yang lalu, Pak RT di sekitar rumah saya menelpon dan bertanya soal acara yang bakal diadakan di komplek kami. Saya katakan bahwa apapun acaranya, saya tidak akan bisa bergabung, karena di kantor bakal ada acara yang sama; menyambut pergantian tahun. Tahun lalu, saya juga tidak ikut bergabung bersama warga lainnya di komplek kami itu dengan alasan yang sama.
Sama seperti tahun lalu, pergantian tahun kali ini di Graha Pena Batam, komplek kantor tempat saya bekerja, bakal dihadiri CEO Riau Pos Group Pak Rida K Liamsi beserta keluarga. Tapi ternyata, sorenya, saya dapat kabar bahwa acara pergantian tahun di kantor, batal dihadiri Pak Rida. Alasannya, saya kurang tahu. Beliau lebih memilih menyambut pergantian tahun di Tanjungpinang. Namun beliau menyerahkan kepada karyawan untuk tetap mengadakannya di Graha Pena.
Tapi, tak ada yang mengambil inisiatif untuk melaksanakannya. Seperti malam ini, ketika saya ke kantor, saya tak menemukan aktivitas apapun di parkiran belakang Graha Pena. Kosong dan tidak ada tanda-tanda bakal ada perayaan. Padahal, beberapa kawan sekerja kemudian ada yang menelpon saya. Dia katakan sudah membeli beberapa kilogram ikan dan istrinyapun sudah membuat sambal. Lalu, mau diapakan ikan-ikan tersebut?
Ah… bagi saya, pergantian tahun itu tidaklah begitu penting. Toh, pergantian tahun baru Islam tidak pernah dirayakan semeriah tahun baru masehi, pikir saya. Sebagai seorang Muslim, tentu saya mestinya lebih mementingkan pergantian tahun baru Islam. Namun, begitulah. Sampai hari ini, kita, bahkan sebagian besar umat Muslim, termasuk para pimpinan daerah dan instansi swasta, lebih mementingkan perayaan tahun baru masehi dibanding tahun baru Islam. Entah mengapa….
Bagi saya pribadipun, penghujung tahun 2008 ini tidak meninggalkan kesan apapun. Afirmatif atau resolusipun tak ada yang bisa saya matangkan benar. Semuanya berjalan wajar dan normal saja. Namun keinginan saya untuk mengunjungi negara Paman Sam, pekan ketiga Januari nanti, mesti terlaksana, ha…ha…***



Leave a Reply