“Gedung Gonggong” vs Air Bersih

AWAL pekan lalu, saya diterima Gubernur Kepulauan Riau HM Sani bersama Sekdaprov Suhajar Diantoro, di kantor keduanya, Graha Kepri, Batam Center, Kota Batam. Saya saat itu ditemani Pemred koran ini, Arham. Disebut kantor kedua, karena selain memiliki kantor di ibukota Kepulauan Riau, Tanjungpinang, gubernur juga biasa berkantor di Graha Kepri, Batam.

Read the rest of this entry »

Otorita Masih Eksis

SEPERTI sudah diduga sebelumnya, dan saya sempat bertaruh dengan seseorang dari keluarga sebuah partai di DPRD Batam, rencana pembentukan panitia khusus (pansus) tentang status Pulau Janda Berhias, kandas di paripurna, 12 April lalu. Dari sembilan fraksi, lima di antaranya menolak, tiga menerima (PKS, PDIP, PPP Plus), satu abstain (PAN). Jauh sebelumnya, saya dapat bocoran dari seorang petinggi PKS bahwa pansus ini akan layu sebelum berkembang. Pulau Janda Berhias yang sebelumnya tidak masuk kawasan FTZ Batam, aman untuk sementara. Mengapa sementara?

Read the rest of this entry »

Dari Tol Batam hingga Lingkar Barat Pulau Bintan

INI barangkali kabar yang cukup menggembirakan bagi masyarakat Kepulauan Riau, khususnya Pulau Bintan. Menurut Gubernur HM Sani, ada sinyal positif yang diberikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), saat pertemuan di Jakarta, Selasa lalu (5/4), di Jakarta.

Read the rest of this entry »

Lecutan Gamawan dan Provinsi Natuna

PUAS membuat rakyat Yogyakarta marah dengan rencana pemilihan Gubernur melalui pemilukada, beberapa hari lalu, Mendagri Gamawan Fauzi mengusik lagi daerah lain. Kali ini terhadap rakyat Kepulauan Riau, khususnya Natuna dan Lingga. Dalam sebuah pernyataannya baru-baru ini, mantan Gubernur Sumbar itu menyatakan lebih baik Natuna bergabung dengan Provinsi Kalimantan Barat dan Pulau Berhala jadi bagian dari Provinsi Jambi. Alasannya, rentang kendali kedua daerah tersebut sama-sama jauh dari ibukota pemerintahan setempat, sehingga rakyatnya susah berurusan secara administratif dan kesejahteraan sulit dicapai.

Read the rest of this entry »