Melihat Malaysia Mengemas Truly Asia (3-habis)

Pesta Durian, Barbeque, dan Mangga Semarang

Sebenarnya, cara Malaysia mengemas iven pariwisata mereka cukup sederhana. Misalnya, untuk mendatangkan turis dari Singapura, Jepang, dan Korea, salah satunya mereka lakukan dengan cara tradisional. Di Desaru Fruit Farm, misalnya, sekitar 1,5 jam dari Johor, mereka mengemas paket kunjungan ke kebun buah. Di sini, ditanamlah berbagai jenis pohon yang menghasilkan buah-buahan, seperti durian, jambu, buah naga, markisa, dan kelapa. Selain itu, diternakkan pula unggas, seperti burung unta, monyet, kera, buaya, ayam, dan kambing.

Read the rest of this entry »

Melihat Malaysia Mengemas Truly Asia (2)

Ada yang “Berendut” di Tepi Teluk Danga

Malaysia memang cerdik memanfaatkan setiap moment untuk dipromosikan ke luar negara. Visit Malaysia, Truly Asia, mereka manfaatkan secara luas. Batam yang sebentar lagi memulai Visit Batam 2010, patut iri dengan cara mereka. Maka, secara berseloroh, saat masih di Johor, petang menjelang wellcome diner untuk 158 jurnalis dan puluhan travel agent dari berbagai negara di dunia, di Hyat Hotel Johor Bahru, saya mengirim SMS ke Wali Kota Batam Ahmad Dahlan.

Read the rest of this entry »

Melihat Malaysia Mengemas Truly Asia (1)

Mau Alkohol Lebih, Simpan Saja dalam Perut

Suasana di lantai 5 The Zon Regency Hotel, Johor, malam itu, Jumat (25/7), tampak meriah. Kepulan asap rokok dan cerutu memenuhi udara, mengepul hingga ke atap hotel berlantai 16 tersebut. Botol arak dan gelas-gelas bening berpinggang langsing, seperti berpindah dari meja yang satu ke meja yang lain. Sementara di panggung yang luasnya hampir sebesar lapangan voli, tiga gadis berpakaian ala Trio Macan, pendek-seksi, menghempaskan vokal mereka yang renyah. Yeah…!

Read the rest of this entry »

Visit Batam, SMS Wali Kota dari Johor

Saya baru saja kembali dari Johor. Ketika mata ini membaca koran pagi, Senin (28/7): “Visit Batam Year 2010″ Diluncurkan, saya terpana. Lalu, di Harian Pagi Batam News, di rubrik Coffe Break saya baca pula: Logo Visit Batam 2010 Diluncurkan, Kalau Jalan rusak nanti jadi vijit Batam… Hm….

Read the rest of this entry »

Jalan Berlubang Sambut Visit Batam Year 2010

Entah apa yang terjadi dengan Kota Batam akhir-akhir ini. Pembangunan semakin tak terencana dengan baik. Di mana-mana banyak terdapat kekurangan. Dari kaca mata awam, aku melihat sepertinya Batam semakin tak terurus. Padahal, dia punya dua majikan; Pemko Batam dan Otorita Batam. Bahkan, di atas dua majikan itu, masih ada satu majikan induk, yakni Pemprov Kepri. Tapi, Batam tetap saja dengan segala kekurangannya.

Read the rest of this entry »

Ketua DK kok Bingung?

Ismeth AbdullahUndang-undang (UU) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) sudah keluar. PP yang mengatur tiga KPBPB (Batam-Bintan-Karimun), bahkan sudah ada sejak UU masih berbentuk Perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang). Lalu, Keppres pembentukan Dewan Kawasan (nasional dan daerah) sudah turun juga. Tinggal kini membentuk badan pengusahaan kawasan di masing-masing daerah (BBK). Tapi, masih saja KPBPB itu tidak bisa dilaksanakan. Hng…alah!

Read the rest of this entry »

Sabtu-Minggu Malas-malasan

Sabtu dan Minggu kemarin, mungkin merupakan hari-hari santai bagi saya dan keluarga. Saking santainya, saya malah tidak ke kantor sejak hari Sabtu itu, meskipun semestinya masuk setengah hari. Entah mengapa, ada perasaan malas menyergap hari itu. Tapi saya tetap keep in touch dengan teman-teman kantor, saya masih bertelepon-teleponan dengan Ismanto. Setidaknya, menanyakan hal-hal berkaitan dengan pekerjaan dan koran kami, Harian Pagi Batam News.

Read the rest of this entry »